Dehumidifier Adalah Alat Penurun Kelembaban Udara Yang Mampu Menaikkan Kualitas Udara

Fungsi terpenting dehumidifier adalah sebagai pembasmi jamur dan perbaikan kualitas udara. Padahal kita sepakat bahwa jamur adalah tamu tak diundang yang bisa jadi muncul di ruang tamu. Bayangkan malunya kita saat terlihat oleh tamu. Hal ini sangat bisa dihindari dengan perangkat dehumidifier. Mengurangi kelembaban ruangan. Pembasmi para jamur.

Mesin dalam perangkat penurun kelembaban ini mengekstraksi atau mengambil kelembaban dari udara ruangan. Air yang terkondensasi terkumpul di wadah dalam perangkat. Pengaturan kontrol digital memungkinkan Anda mengatur tingkat nilai kelembaban ruangan. Ketika nilai ini tercapai, dehumidifier otomatis berhenti aktif. Beberapa dehumidifier memiliki mesin pompa terintegrasi untuk memudahkan pembuangan air.

Lantas bagaimana sih cara kerja alat tersebut? Apa ciri-ciri dehumidifier yang terbaik (dan murah) tentunya? Itulah berbagai pertanyaan yang akan kita kupas satu demi satu. Satu hal yang sudah pasti. Belum tentu perangkat termahal adalah yang terbaik.

Fungsi Dehumidifier

Alat ini umumnya digunakan untuk mengeringkan bangunan baru ataupun lama (termasuk bangunan bersejarah), setelah terjadinya kerusakan ruangan karena air. Dehumidifier bisa dipakai untuk ruangan, di mana terbentuk uap air seperti misalnya kolam renang di ruang tertutup. Cara kerja mesinnya di sini yakni mengurangi kelembaban dan terbentuknya cendawan atau jamur pada dinding ruangan. Dehumidifier dalam wujud kecil umum dipakai dalam kendaraan untuk mencegah bagian dalam jendela berkabut.

Pertanyaan: seberapa banyak tingkat kelembapan yang baik untuk kita dan rumah kita? Jawab: Menurut dokter, kelembapan udara yang optimal adalah antara 40 dan 60 persen, tak tergantung ukuran ruangan. Segala sesuatu yang ada di bawahnya menyebabkan tubuh tidak nyaman. Pertama, kekeringan akan “menyerang” mata dan selaput lendir. Lalu seluruh tubuh kita. Dalam hal ini, Anda membutuhkan pelembab udara yang mengisi ulang udara dengan uap. Alat ini biasa disebut sebagai humidifier. Kebalikannya: dehumidifier adalah pengering udara.

Kelembaban di atas 60% juga tidak baik. Selain menyebabkan paru-paru basah, ia bisa menyuburkan tumbuhnya cendawan. Kelembaban terus-menerus di atas 70% dalam ruang bisa dianggap kritis bagi kesehatan kita. Jika dibiarkan, kelembaban tinggi itu bisa merusak struktur dan saluran pernapasan kita!

Area Penerapan Dehumidifier

1. Pengering Ruangan

mengurangi kelembaban di suatu ruangan

Kelembaban sering menjadi masalah, terutama pada bangunan tua dan bangunan bersejarah. Jendela yang tidak bisa menutup rapat dan buruknya isolasi termal membentuk poros-poros lembab. Konsekuensinya adalah pembentukan jamur di dinding. Udara pun dalam ruangan menjadi kurang sehat. Berbekal bantuan ventilasi yang teratur dan memiliki mesin dehumidifier, Anda dapat membuat kelembaban ke nilai optimal, yang berkisar 40 hingga 60 persen.

2. Ruangan Dengan Kelembaban Tinggi

Tingkat kelembapan di kamar mandi dan di dapur lebih tinggi ketimbang ruang lainnya karena uap. Dehumidifier merupakan pilihan tepat untuk menjaga ruangan nyaman dan mengurangi kelembaban. Oleh karenanya air yang terkondensasi tidak bisa terbentuk. Jika tidak, pembentukan jamur akan terjadi dengan cepat.

3. Digunakan Di Kendaraan

Mini dehumidifier biasanya dipakai dalam mobil supaya jendela tak berkabut dari dalam. Jendela berkabut adalah risiko keamanan karena menyebabkan visibilitas yang buruk. Risiko lainnya adalah terjadinya jamur pada perlengkapan dan area lainnya di dalam kendaraan.

4. Pengeringan Cucian

Jika Anda ingin mengeringkan pakaian dalam rumah, ini dapat dilakukan secara efektif jika kelembabannya rendah. Kelembaban pastinya meningkat karena cucian basah. Untuk mengatasinya, mesin dehumidifier mampu membuat ruangan nyaman. Tidak terlalu lembab.

Cara Kerja Dehumidifier

Tingkat kelembapan udara ibaratnya makanan lezat bagi sebuah dehumidefier. Dalam pada itu sering digunakan metode pendinginan udara ruangan. Kondensasi mengurangi kadar air. Perangkat dehumidifier itu pada umumnya bersifat mobile dan sang mesin fleksibel. Ruang bawah tanah Anda lembab? Letakkan dehumidifier di situ untuk memerangi kerusakan akibat air. Atau untuk mengeringkan cucian di sana.

Dehumidifier bekerja sesuai dengan tiga metode fisik yang berbeda secara mendasar:

• Pendinginan udara dengan ekskresi air (kondensasi)

• Penyerapan dalam cairan higroskopis

• Adsorpsi uap air

Ketika air terkondensasi, energi (dengan besaran sekitar 0,62 Wh/g) dilepaskan. Dalam kasus pengurangan kondensasi, energi ini harus dihilangkan secara langsung dengan mendinginkan udara. Kinerjanya diukur dalam satuan kondensat per hari. Ini setara dengan 10 kg kondensat per hari untuk kapasitas pendinginan sekitar 300 Watt.

Dalam alat dehumidifier yang dipakai untuk rumah tangga, penurunan di bawah titik embun disebabkan oleh sirkuit pendinginan yang tertutup. Mesin kompresor dipasang di perangkat pengeringan. Kompresor ini memastikan sirkulasi sarana pendingin (freon, misalnya) dalam sirkuit pendinginan.

Udara hangat dan lembab ditarik oleh kipas dan dikirim ke evaporator, di mana kelembaban mengembun jadi tetesan air. Itulah sebabnya mengapa dalam kulkas tidak ada kelembaban. Uap terkumpul menjadi es. Di kulkas yang bukan kategori pencairan otomatis, es ini makin menggumpal dan harus dibiarkan cair. Sebab bisa mengurangi kinerja mesin.

Lima Kiat Memilih Alat

1. Lokasi Pemakaian

Persyaratan dasar adalah Anda tahu untuk apa Anda ingin menggunakan alat dehumidifier ini. Di sini Anda harus menentukan lokasi dan gunanya pemakaian. Antara lain: Apakah dipakai di ruang tamu? Atau di ruang bawah tanah yang dingin dengan dinding basah? Apakah Anda pakai untuk mengeringkan dinding, sehabis dikapur?

2. Volume Ukuran Ruangan

Silahkan ukur ruang yang ingin Anda keringkan. Jika ruang lebih besar dari 20 meter persegi, maka Anda membutuhkan dehumidifier elektronik.

3. Kapasitas

mengganti wadah air

Sebuah perangkat dehumidifier standar umumnya memiliki kapasitas berkisar 2,5 hingga 7 liter air. Jika tangki air penuh, mesin perangkat berhenti secara otomatis. Tentu saja Anda mesti membuang air itu supaya bisa bekerja lagi. Jika perangkat dilengkapi pipa pembuangan air, ia dapat bekerja terus-menerus.

4. Perlengkapan

Anda perlu pertimbangkan untuk menambahkan perangkat dengan hygrostat bawaan. Fungsinya otomatis. Perangkat dehumidifier berfungsi jika kelembaban udara menjadi terlalu tinggi dan mesin mati secara otomatis ketika target kelembaban tercapai. Apa itu dehumidifier bisa berfungsi dengan lengkap jika mesin penunjangnya juga lengkap.

5. Konsumsi Daya

Perhatikan seberapa besar daya yang digunakan mesin perangkat Anda. Kualitas jadi penentu tingkat efisiensi.

6. Tingkat Kebisingan

Ini juga merupakan indikator penting. Bagaimanapun, perangkat dehumidifier seharusnya tidak mengganggu konsentrasi dan menghentikan Anda dari bekerja. Tingkat kebisingan maksimum harus tidak melebihi 40 db, sesuai dengan suara kulkas.

Akhirnya, Saran Dari Pakar

Problem udara lembab dapat kita rasakan sendiri jika bekerja di ruangan lembab. Paru-paru basah siap menyerang dan jamur tumbuh di berbagai sudut tembok bagian bawah. Dehumidifier adalah perangkat yang cocok mengurangi masalah tersebut. Wujudnya pun tidak terlalu besar sehingga tepat untuk kamar kerja standar. Kerja alat penghisap hawa lembab ini relatif halus. Yang penting, kita bakal merasa nyaman tanpa jamur.

Sumber Daya Tambahan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

BestSpy Indonesia

Arthaloka Building, 16th Floor Kav.2

Jl. Jend. Sudirman, RT.10/RW.11

Karet Tengsin, Tanah abang

Kota Jakarta Pusat Jakarta 10220

Indonesia